MIMPI termasuk anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita. Dari mimpi sendiri Anda bisa mendapat inspirasi, tanda, ataupun pesan. Tidak sedikit orang yang percaya dengan mimpi. Tergantung dari kebudayaan dan tradisi dari berbagai tempat.
Dilansir dari beberapa sumber, beberapa kebudayaan mempercayai bahwa mimpi itu pesan akan yang akan terjadi di masa depan. Ada juga beberapa kebudayaan lain percaya bahwa mimpi merupakan media komunikasi bagi orang-orang yang telah mati untuk berinteraksi dengan manusia yang masih hidup dan beberapa kepercayaan lainnya yakin bahwa mimpi merupakan cara Tuhan berbicara dengan manusia.
Mimpi juga meruapakan bahasa sandi yang terdapat pesan di dalamnya. Alam pikiran sadar kita seringkali tidak mau atau tidak ingin memahami persoalan apa adanya. Namun, melalui mimpi, kemampuan kita untuk menipu diri dan berpura-pura akan dijungkir balikkan, sehingga kita dihadapkan pada keadaan yang sebenarnya.

Sejarah menemukan bahwa buku tafsir mimpi tertua telah ditulis 1.100 tahun SM. Untungnya sebagian ilmuwan memiliki ketertarikan mengenai mimpi, sehingga antara lain berdiri Institut Carl Gustav Jung di Zurich, Swiss, yang mempelajari mimpi sehingga dapat dipahami secara ilmiah.
Menurut Wolfgang Bock, SJ, yang pernah belajar di Institut Jung tersebut, salah satu fungsi mimpi adalah mengangkat pikiran, khayalan,dan hasrat hati manusia yang dalam hidup sadar kurang diperhatikan. Karena itu, mimpi juga memiliki motif menyeimbangkan kondisi pribadi supaya kepribadian seseorang tidak tumbuh pincang.
"Suka atau tidak suka, mimpi itu mengingatkan Anda, supaya Anda mau melihat kebenaran. Kadang kebenaran itu ditayangkan dengan cara amat mengejutkan, supaya diperhatikan," tulis Bock dalam bukunya, Menafsir Mimpi, Bahasa Sandi Tuhan.
Perlu dipahami, mimpi merupakan salah satu bentuk bahasa yang hidup, seperti halnya bahasa rasa, bahasa hati, bahasa budi, bahasa rohani, bahasa tubuh, dan sebagainya. Sejak zaman para nabi dulu mimpi telah diyakini sebagai salah satu cara Tuhan untuk menyampaikan pesan.
Bock mengatakan bahwa mimpi juga menambah pengetahuan yang vital, agar kita dapat memperbaiki sikap terhadap seluruh kehidupan dan situasi nyata yang dihadapi. Melalui mimpi, bawah sadar kita akan mengerjakan tugas untuk membimbing dan merencanakan tubuh kita, guna memberi arah lebih baik kepada sikap dan pendirian pikiran dari alam sadar.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.