Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Kedai Kopi Tua Milik Lunardi Dekat Stasiun Gondangdia

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Senin, 11 Februari 2019 |14:33 WIB
Kisah Kedai Kopi Tua Milik Lunardi Dekat Stasiun Gondangdia
Pengusaha Kopi Lunardi (Foto: Rofiq/Kontributor)
A
A
A

Beruntung baginya, saat kebakaran berlangsung, para tetangga di sekitar rumah turut membantu mengevakuasi benda-benda berharga dari dalam toko. Mereka adalah teman semasa kecil Yilun yang masih menjalin hubungan baik hingga detik ini. Saat menceritakan kejadian itu, air mata terlihat membasahi kedua pipinya.

“Saya sedang tertidur pulas, ibu saya sedang arisan di rumah kerabat. Tiba-tiba ada suara teriakan dari luar ‘kebakaran-kebakaran’. Di luar, ternyata teman-teman saya sudah mengangkat beberapa barang berharga, salah satunya alat untuk menggiling biji kopi. Toko-toko milik orang Tionghoa lain sudah habis dilalap api. Saya hanya sempat menyelematkan surat-surat berharga dan buku-buku bacaan,” kenang Yilun.

Ia pun terpaksa merintis kembali usaha tersebut dari nol. Berbagai cara pun dilakukan, termasuk menguras tabungan yang telah dikumpulkan selama puluhan tahun. Februari 2014, Toko Kopi Luwak kembali beroperasi.

Pada awal dibuka, hanya 3 kg kopi yang berhasil terjual. Perlahan tapi pasti, bisnis kopi Yilun kembali bangkit dari keterpurukkan. Kini ia bisa menjual lebih dari 10 kg biji kopi per hari.

"Saya sempat bingung bagaimana cara menarik pelanggan. Tapi saya percaya, Tuhan sudah mengatur rezeki saya. Sekarang, sebagian besar pelanggan saya datang kesini dari informasi mulut ke mulut. Toko saya juga sudah didaftarkan di beberapa platform digital seperti Google Business oleh anak saya," tutup Yilun.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement