TEKNOLOGI yang berkembang cepat belakang ini membuat tindakan kekerasan di media sosial (cyber bullying) kerap terjadi. Yang paling mengkhawatirkan, ternyata cyberbullying lebih banyak terjadi pada anak-anak melalui akses media sosial.
Cyberbullying adalah segala bentuk intimidasi yang dilakukan melalui ponsel, media sosial, atau internet secara umum. Perangkat semacam itu memungkinkan pelaku intimidasi untuk melanjutkan pelecehan mereka secara anonim dan kapan saja. Dan ternyata dampak bully sangat berbahaya bagi kesehatan mental bahkan perubahan struktur otak.
BACA JUGA : Kaesang Pangarep Pede Pakai Baju Putih, Lihat 6 Gaya OOTD-nya!
Melansir dari Medical News Today, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa intimidasi pada masa kanak-kanak berdampak pada kesehatan dan itu dapat menyebabkan biaya yang signifikan bagi individu, keluarga mereka dan masyarakat pada umumnya.
