Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Andrew Ryan, Dulu Pecandu kini Memotivasi Penggila Game Online untuk Berhenti

Bagas Taruna , Jurnalis-Senin, 28 Januari 2019 |03:01 WIB
Kisah Andrew Ryan, Dulu Pecandu kini Memotivasi Penggila Game Online untuk Berhenti
Pencandu game online (Foto:Ist)
A
A
A

Sebenarnya sah-sah saja ketika anak memegang gawai di tangannya. Tapi, sadarlah bahwa anak merupakan peniru yang ulung. Andrew berbagi tips dari penelitian yang ia baca bagi anak yang masih keranjingan dengan gadget. "Anak 2-5 tahun boleh dikasih durasi 1 jam saja, usia setahun itu mainan edukatif. Serta jangan biasakan ngeluarin video buat anak sambil makan. Handphone seakan-akan babysitter, jangan jadikan alasan kalo anak nangis langsung dikasih hape," saran laki-laki berkacamata minus 6 ini.

Bagaimana dengan balita dan anak berusia di atasnya? Coba berikan aktivitas sesuai dengan bakat anak. Mulai dari olahraga, menari, menggambar, atau les menyanyi. "Kalau hobinya nge-game, tidak apa-apa. Yang penting jangan lupa 3 faktor berupa kesehatan, sosial, dan edukasi dari anak. Kalau mulai sakit, mata memerah, stop dan tidur cukup," ujar si anggota gym ini pasca aktivitas kelamnya dulu.

Fokuslah kepada progressnya, bukan tujuannya. Andrew juga menuturkan untuk jangan mengganggap teknologi itu baik atau jahat. "Kita tidak bisa membuat masa depan untuk anak kita. Tetapi kita bisa mempersiapkan anak kita untuk masa depan," tutupnya.

(Santi Andriani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement