Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Selalu Pelosok, Ini 5 Kasus Gizi Buruk di Perkotaan

Tiara Putri , Jurnalis-Jum'at, 25 Januari 2019 |17:00 WIB
Tak Selalu Pelosok, Ini 5 Kasus Gizi Buruk di Perkotaan
Ilustrasi kasus bayi gizi buruk (Foto: Deccanchronicle)
A
A
A

2. Bocah berinisial ASN

Mendapatkan predikat kota layak anak ternyata tidak serta merta membuat Surabaya bebas dari masalah gizi buruk. Seorang bocah berinisial ASN sempat viral di media sosial karena kondisinya yang memprihatinkan. Seharusnya ia duduk di kelas 3 SD, namun sudah dua tahun terakhir ASN hanya bisa terbaring dan duduk di kamar. Dia diduga mengalami gizi buruk. Pada usia 7 tahun, ia sempat terserang demam tinggi dan tak kunjung turun. Sejak saat itulah kondisinya menjadi lemah.

bayi

(Foto: Ilustrasi)

3. Rahmat

Seorang anak dari Kota Serang mengalami perkembangan yang terlambat. Di usianya yang sudah menginjak 3 tahun, Rahmat masih belum bisa berjalan dan duduk. Dirinya hanya bisa menangis dan menjerit. Orangtuanya mengetahui bila Rahmat mengalami gizi buruk. Hanya saja karena keterbatasan ekonomi, mereka belum bisa membawanya untuk berobat dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement