Unggahan menyedihkan memang lebih cenderung menyentuh dan menarik empati dari orang lain. Tapi tak jarang unggahan tersebut dimanfaatkan untuk mendapatkan dukungan dan pengakuan.

“Dalam beberapa kasus sadfishing mungkin merupakan proses katarsis bagi orang yang mengunggah kesedihan untuk menjadi alat pencarian perhatian serta mendapatkan suka atau pengikut. Sadfishing dapat menyebabkan masalah kesehatan mental karena orang yang melakukannya hanya akan tersesat di labirin beracun untuk mendapat popularitas yang berumur pendek,” jelas Hemmings.
Sekarang ini memang semakin banyak orang yang terbuka dengan kehidupannya di media sosial. Akan tetapi yang perlu diingat, tidak ada manfaat yang bisa diperoleh dari mengemukakan kesedihan di media sosial. Malah yang ada muncul konsep untuk terus bersedih demi mendapatkan dukungan dari orang lain.
(Helmi Ade Saputra)