Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat, Stunting Bisa Disebabkan Perilaku Orangtua yang Seperti Ini!

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 23 Januari 2019 |18:00 WIB
Catat, Stunting Bisa Disebabkan Perilaku Orangtua yang Seperti Ini!
Jangan salah pilih makanan untuk bayi di bawah usia 2 tahun (Foto: The Bump)
A
A
A

Protein yang dibutuhkan seorang anak untuk tumbuh dan berkembang juga bukan sembarangan. Protein yang dipakai untuk pertumbuhan adalah yang memiliki asam amino esensial lengkap yakni berasal dari protein hewani. Kebutuhan protein yang dibutuhkan adalah sebesar 10%.

Ia juga menambahkan bahwa seorang bayi juga diizinkan untuk mengonsumsi makanan berminyak seperti santan dan lain-lain. Pasalnya sang anak sudah mulai mengenal rasa sejak ia berada di dalam kandungan.

“Air ketuban dan ASI juga memiliki rasa seperti apa yang dimakan oleh sang ibu. Jadi seorang anak itu sudah bisa mengenal rasa sejak ia berada di dalam kandungan,” lanjutnya.

Sebagian orang di Indonesia menilai bahwa stunting merupakan salah satu penyakit yang menular. Namun, dr Damayanti menilai bahwa stunting bukanlah penyakit yang timbul secara genetik. Penyakit ini bisa terjadi karena prilaku makan yang tidak baik.

“Stunting karena lingkungan dan bukan genetik. Jadi menurun dengan cara makan yang tidak baik. Pada dasarnya stunting tidak menurun tapi semuanya dipengaruhi oleh lingkungan. Jadi jika lingkungannya diperbaiki maka stunting bisa dicegah,” tutupnya.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement