Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadai Modus Jual-Beli Anak, Orangtua Harus Peka!

Waspadai Modus Jual-Beli Anak, Orangtua Harus Peka!
Kenali modus-modus eksploitasi anak (Foto: Cloudmind)
A
A
A

DI era yang sudah globalisasi ini banyak modus-modus yang mengeksploitasi anak. Anak-anak dimanfaatkan tenaganya bahkan dirinya untuk melakukan hal tertentu. Salah satu yang sering kita temui adalah anak-anak jalanan yang di bawah umur yang melakukan pekerjaan tak seharusnya. Tidak hanya itu saja, anak-anak di bawah umur juga sering dijual ke tangan pedofil. Selain itu, modus lain seperti magang palsu ke luar negeri juga menjadi cara mengeksploitasi anak.

Modus-modus eksploitasi terhadap anak terus berkembang dan membuat resah masyarakat. Salah satu Eksploitasi yang sering terjadi adalah anak-anak yang dilacurkan.Sebelum dijadikan pelacur, anak-anak itu diajak untuk bekerja kafe namun, dipaksa menjadi pelacur. Pembohongan-pembohongan seperti ini menjadi pilihan untuk mengajak anak-anak itu terjerat rayuannya.

BACA JUGA : Kenali Dirimu, Apakah Cuma Pemalu atau Fobia Sosial?

“Awalnya anak-anak tidak tahu, cuma ditawari kerja. Mayoritas, anak-anak sekarang dilacurkan, mereka diajak untuk bekerja namun, mereka dijadikan pelacur,” tutur Ai Maryati Sholihah, Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak, saat dihubungi Okezone (12/1/19)

 

Ia juga menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan anak-anak yang aktif menjajakan dirinya. Misalnya, saat di Makassar lalu, ada kasus beberapa anak terlibat pesta seks. Dengan adanya kasus tersebut membuat orang bertanya-tanya, apa yang dipikirkan para anak-anak itu.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement