Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Minahasa Selatan Legalkan Cap Tikus, Ini Asal-usul Minuman Ciptaan Dewa Itu

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 28 Desember 2018 |20:16 WIB
Pemkab Minahasa Selatan Legalkan Cap Tikus, Ini Asal-usul Minuman Ciptaan Dewa Itu
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

 (Baca Juga:Kabar Baik Buat Aries!!! 2019 Membawa Perubahan Besar dalam Hubungan Asmara)

Pada tahun 1829, ditemukan sopi dalam botol-botol biru dengan gambar ekor tikus. Sopi dijual oleh para pedagang China di Benteng Amsterdam Manado.

 

Cap Tikus juga sering disajikan dalam berbagai acara keadatan. Salah satunya pada upacara naik rumah baru. Para penari Maengket menyanyikan lagu Marambak untuk menghormati dewa pembuat rumah, leluhur Tingkulendeng.

Saat acara berlangsung, tuan rumah harus menyodorkan minuman Cap Tikus kepada Tonaas pemimpin upacara adat naik rumah baru, dan para penari akan menyanyikan “tuasan e sopi e maka wale”, artinya tuangkan Cap Tikus wahai tuan rumah.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement