(Baca Juga:Kabar Baik Buat Aries!!! 2019 Membawa Perubahan Besar dalam Hubungan Asmara)
Pada tahun 1829, ditemukan sopi dalam botol-botol biru dengan gambar ekor tikus. Sopi dijual oleh para pedagang China di Benteng Amsterdam Manado.

Cap Tikus juga sering disajikan dalam berbagai acara keadatan. Salah satunya pada upacara naik rumah baru. Para penari Maengket menyanyikan lagu Marambak untuk menghormati dewa pembuat rumah, leluhur Tingkulendeng.
Saat acara berlangsung, tuan rumah harus menyodorkan minuman Cap Tikus kepada Tonaas pemimpin upacara adat naik rumah baru, dan para penari akan menyanyikan “tuasan e sopi e maka wale”, artinya tuangkan Cap Tikus wahai tuan rumah.