Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesan Makanan Online, Pelanggan Ini Malah Dapat Pakaian Dalam Kotor

Alma Dwi , Jurnalis-Rabu, 12 Desember 2018 |19:00 WIB
Pesan Makanan Online, Pelanggan Ini Malah Dapat Pakaian Dalam Kotor
Ilustrasi (Foto: Restroapp)
A
A
A

SEIRING dengan kemajuan zaman dan teknologi, kebutuhan manusia yang bertambah kompleks dan mendesak untuk dipenuhi semakin mendapat solusi. Dengan adanya koneksi internet, semakin melancarkan pemenuhan kebutuhan tersebut.

Kini, telah banyak aplikasi dan layanan berbasis online yang hadir membantu kita. Tak hanya bisa memesan jasa antar jemput, kini makanan pun juga bisa dipesan melalui aplikasi berbasis online.

Ketika kita memesan makanan, tentu yang datang harusnya adalah makanan sesuai apa yang kita pesan. Namun, berbeda dengan apa yang dialami oleh seorang pelanggan di Miami, Florida yang mendapat pengalaman buruk saat memesan makanan melalui aplikasi Uber Eats.

 (Baca Juga:Wanita Ini Pesan Kostum Natal Seksi di Online, yang Datang Malah Bikin Kesal)

Seorang pria bernama Leo merasa jijik dengan pesanan Uber Eats-nya. Lantaran tidak hanya menerima makanan Jepang yang tidak sesuai pesanannya, tetapi ia juga mendapat kiriman sepasang pakaian dalam kotor yang disatukan dengan tas makanan yang dipesannya.

 

Pria yang mengunjungi Miami untuk Art Basel ini memesan tepat jam 10 malam dari restoran Jepang terdekat melalui aplikasi Uber Eats. Ketika pesanannya tiba, segera ia menemui kurir Uber Eats untuk mengambil pesanan.

“Saya langsung mengambil makanan itu, dan ketika dibuka saya seperti merasa ada yang aneh,” ujar Leo yang dikutip dari Fox News, Rabu (12/12/2018).

 (Baca Juga:Iklan Blackpink Shopee Dikecam, Netizen Bikin 4 Meme "Blackpink Syar'i" yang Bikin Ngakak!)

Awalnya ia mengira benda tersebut adalah serbet mewah, namun setelah diperiksa lebih lanjut, dia menyadari bahwa itu adalah sepasang celana dalam yang tampak ternoda dengan kotoran manusia.

Jelas Leo terkejut dan segera menghubungi pihak Uber, restoran, dan polisi. "Ini menjijikkan, tidak sehat, itu berpotensi mematikan," ujar Leo kepada stasiun televisi WPLG.

Pihak Uber sendiri memberi keterangan bahwa mereka sangat prihatin dengan adanya kejadian ini. Uber sedang meninjau pesanan dan menghubungi semua pihak yang terlibat untuk membantu memahami apa yang mungkin telah terjadi.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement