Ketika seseorang sudah positif HIV, sebenarnya penyayang tersebut dapat diobati. Penderita HIV kini sudah tertangani dengan baik. Karena HIV itu ada obatnya, bernama antiretroviral (ARV).
Obat tersebut mampu menekan jumlah virus HIV di dalam darah. Sehingga kekebalan tubuh sang penderita tetap terjaga.
Sama seperti penyakit kronis lainnya seperti hipertensi, kolesterol, atau DM, obat ARV harus diminum secara teratur, tepat waktu dan seumur hidup, untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA serta dapat mencegah penularan.
ARV dijamin ketersediaannya oleh pemerintah dan gratis pemanfaatannya. Pelayanan ARV sudah dapat diakses di rumah sakit dan puskesmas di 34 provinsi, 227 kabupaten/kota.
Selain dengan obat, penderita HIV dapat sembuh dengan dukungan sosial dan keluarga. Dukungan dari lingkungan terdekat juga sangat dibutuhkan. Hal itu agar ODHA tetap semangat dan jangan sampai putus obat. Namun sayangnya, masih banyak stigma dilakukan oleh keluarga dekat sekalipun.
(Utami Evi Riyani)