Faktor sosial dan ekonomi juga berpengaruh. Di mana si penderita tumbuh dan berkembang, pendapatannya, edukasinya, kedudukan sosialnya, dan sebagainya. Dari sisi gender, wanita pengidap HIV akan memiliki angka kehidupan yang lebih lama dari pria sebanyak dua kali. Gaya hidup seperti diet, aktivitas sehari-hari, mengurangi penggunaan alkohol dan obat-obatan, dan menghindari merokok bisa menambah jangka waktu sang penderita.
Baca Juga: Hari AIDS Sedunia, Lakukan Ini untuk Bantu Seseorang yang Baru Terdiagnosis HIV
Terbukti dengan studi yang dilakukan di Inggris pada 2014 terhadap sekitar 20 ribu orang dewasa yang terjangkit HIV melakukan perawatan medis. Seorang pria berusia 35 tahun yang menjalani pengobatan HIV dapat hidup hingga usia 81. Sedangkan pada wanita yang berusia 35 dan 50 tahun dapat menembus angka 83 dan 85. 3 tahun lebih panjang daripada orang biasa yang hanya bisa mencapai usia 82 atau 83.
Maka dari itu, bila Anda merasakan gejala HIV pada tubuh, segeralah periksa ke dokter. Karena perawatan yang cepat dan tepat mampu mencegah Anda dari kematian dini oleh virus satu ini. Namun, bukan berarti Anda harus mempunyai HIV dalam tubuh. Gaya hidup yang sehat juga mampu menambah usia Anda.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.