Terlepas dari pengalaman menyenangkan, yang namanya traveling juga tak luput dari yang namanya pengalaman tak menyenangkan yang biasanya terjadi secara tiba-tiba. Bukan hanya masalah soal dokumen perjalanan penting yang hilang, atau bagasi yang bisa tertinggal, namun juga soal kesehatan tubuh di mana tubuh bisa mendadak sakit.
Nah, tahukah Anda bahwa salah satu jenis penyakit yang sering dialami oleh orang ketika traveling ialah perihal masalah pencernaan. Berdasarkan data penelitian, disebutkan 4 dari 10 orang mengaku bepergian jauh dapat menyebabkan masalah sembelit, karena dapat memicu stres datang, rasa cemas, dan gangguan suasana hati sehingga menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.
Ketika sedang melakukan perjalanan jauh alias traveling, seperti yang dijelaskan oleh Dr.Riana Nirmala, sembelit memang jadi salah satu masalah yang lazim dialami oleh orang-orang yang kerap traveling.
“Sembelit itu terjadi ketika saluran pencernaan tidak dapat berfungsi normal, dan apabila seseorang hanya BAB kurang dari tiga kali dalam seminggu,”. Biasanya disebabkan karena makanan dan stres, traveling bisa memicu orang mengalami perubahan pola diet dan BAB (buang air besar), rasa letih serta “jet lag” yang akhirnya menyebabkan perubahan gerakan usus dan juga menunda buang air besar karena misalnya, sulitnya akses toilet,” ungkap Dr. Riana saat ditemui Okezone, Rabu (28/11/2018) dalam acara “Dulcolax Atasi Sembelit Saat Traveling, Traveling Aman Perut Nyaman”, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Tampil Awet Muda, Begini Gaya Andalan Muzdalifah dengan Aneka Dress