"Makanya saya request ke pengrajin warna yang sesuai dengan yang saya inginkan, memang dominan hitam. Biasa mengaplikasikan kain batik atau kain nusanatara itu umum”, ucap desainer APPMI Surabaya ini.
Selain soal pewarnaan, Gita mencoba mengangkat ciri khas batik Trenggalek seperti Sekar Jagad dan Parang dengan penggunaan warna yang unik. Ditambah bahan material yang dipakai dari kain sutra, organza, brokat ditambah detail-detail swarovski dan payet yang membuat looknya terlihat mewah.
“Lebih perempuan banget, saya nggak bisa cutting yang maskulin. Kalau fashion desainer harus kita keluarkan ciri khas kita. Gaya fashion saya terlihat girly, style gaya aku seperti itu”, kata Gita.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.