Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Anung Sugihantono, mengatakan kewaspadaan dini serta respon untuk mengatasi ancaman pandemi pada manusia menjadi fokus utama dalam acara ini. Ia mencontohkan virus flu burung yang sempat mewabah di Indonesia pada 2005 silam.
“Salah satu keberhasilan kami dalam pengendalian zoonosis adalah menurunnya angka kasus flu burung pada manusia. Ini semua berkat kerjasama antara petugas lapangan dari sektor kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan,” tegas Dirjen Anung, saat diwawancarai Okezone di Nusa Dua Convention Hall, Senin (5/11/2018).
(Foto: Kemenkes)
Dirjen Anung menjelaskan, bahwa dengan adanya GHSA, akan sangat membantu Indonesia dalam sektor kesehatan. Terbukti Indonesia telah menemukan cara utama menanggulangi penyakit flu burung dan mampu memberikan penguatan sistem dalam implementasi yang diterapkan.