TRADISI memainkan peran penting dalam setiap perayaan-perayaan besar di dunia. Misalnya pada hari raya Natal, umat Kristiani selalu meluangkan waktu khusus untuk merangkai pohon natal dengan berbagai hiasan menarik. Begitupun dengan perayaan Halloween.
Menjelang hari paling 'menyeramkan' di seluruh dunia itu, jutaan orang berlomba-lomba untuk mengukir sebuah labu hingga menyerupai wajah yang menyeramkan. Tradisi ini sering juga disebut dengan jack-o'-lantern.
Seperti kebanyakan cerita rakyat, sejarah tradisi jack-o'-lantern sendiri cukup bervariasi tergantung siapa yang bercerita. Tetapi, semua cerita pasti melibatkan seorang pemabuk pintar yang berhasil mengelabui sesosok iblis.
Menurut sebuah legenda yang beredar di Irlandia pada abad ke-18, seorang pemabuk bernama Jack mengajak sesosok iblis untuk minum bersamanya. Sang iblis pun mematuhinya.
Namun, terjadi sebuah kesalahpahaman ketika tagihan minuman datang. Jack mengira sang iblis lah yang akan membayarkan semua tagihan minumannya. Tetapi ternyata, iblis tersebut juga berpikiran demikian.
Melihat hal tersebut, dengan cerdik Jack meminta kepada iblis untuk berubah menjadi enam buah koin agar tagihan mereka bisa terbayarkan. Sang Iblis pun menurutinya. Jack berhasil membayar tagihan tersebut dan mengantongi sisa koin di sakunya.
Ia kemudian memutuskan untuk beristirahat tepat disebelah sebuah salib perak. Sang iblis meronta kesakitan karena didekatkan dengan benda tersebut. Ia meminta Jack untuk mengeluarkannya dari tempat tersebut.