BAGI orang Indonesia, nasi merupakan makanan pokok. Bahkan kebanyakan orang merasa belum makan apabila belum memakan nasi, meskipun ia telah memakan makanan yang lainnya. Namun, konon nasi putih yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat cenderung tidak begitu sehat untuk tubuh. Benarkah demikian?
“Tubuh kita membutuhkan karbohidrat untuk energi sehingga kita harus mengonsumsinya, meskipun orang cenderung untuk berpikir sebaliknya. Ini tentang kuantitas yang sesuai dengan kebutuhan energi Anda sendiri,” ujar Simone Austin selaku ahli diet terakreditasi dan juru bicara Asosiasi Dietitan Australia, dilansir dari Huffingtonpost.

Beras juga rendah lemak dan sumber protein yang baik. Selain itu, beras juga mudah untuk dimasak dan sangat berguna, sehingga dapat membantu membuat nutrisi yang baik. Anda dapat menggunakan nasi dalam setiap hidangan-hidangan Anda. Nutrisi yang terkandung dalam beras antara lain seperti zat besi, magnesium dan juga vitamin B. Namun, itu pun tergantung pada jenis nasinya.
Baca juga: Kue Pengantin Putri Eugenie dan Jack Brooksbank Dibuat Menggunakan 400 Butir Telur & Tepung Organik!
Jika Anda berpikir bahwa semua beras memiliki kandungan yang sama, hal tersebut tidak benar. Setiap beras memiliki kandungan yang berbeda-beda. Namun, setiap beras memang memiliki gizi utama yaitu karbohidrat. Berikut adalah perbedaan-perbedaan dari jenis-jenis beras yang mungkin belum Anda ketahui.