Seorang peneliti klinis di Liverpool School of Tropical Medicine dan Royal Liverpool Hospital , dr Victoria Connor mengatakan bahwa Infeksi pneumokokus adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Diperkirakan bahwa hal ini bertanggung jawab atas 1,3 juta kematian anak-anak di bawah lima tahun setiap tahunnya.
“Orang tua dan orang-orang dengan penyebab lain dari gangguan kekebalan, seperti penyakit kronis, juga berisiko tinggi terkena infeksi pneumokokus. Pemahaman kami saat ini tentang transmisi pneumococcus sangatlah buruk, jadi kami ingin melihat bagaimana penyebarannya di masyarakat,” tegas dr Victoria, sebagaimana dilansir dari The Sun, Kamis (11/10/2018).
Baca juga: Belum Juga Dibayar, Seniman Ini Terancam Dipenjara karena Membuat Tato untuk Bocah 10 Tahun!
“Memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana bakteri menyebar akan memungkinkan bagaimana penularan dapat dikurangi, sehingga ada pencegahan infeksi pneumokokus yang lebih besar,” lanjutnya.
Para peneliti menemukan bahwa bakteri dapat berpindah dari tangan ke hidung dengan cara mengambil, mencolek atau hanya menggosok hidung mereka dengan punggung tangan.