Kawasan Gubug Payung juga pernah mencatat sejarah di dunia perkayuan jati pada Agustus 2007 dengan rekor MURI jati terbesar. Pohon jati itu memiliki diameter 3 meter, tinggi 25 meter dan termahal di dunia, dengan harga Rp1 miliar untuk satu batang tegakan, dengan perkiraan usia 150-200 tahun.

(Foto: Infoblora)
Meski demikian, impian generasi milenial untuk menikmati pesona wisata tersebut sedikit menemukan titik cerah. Pemerintah Kabupaten Blora kini sedang gencar-gencarnya membangun potensi wisata daerah, terlebih pembangunan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu juga sudah dimulai.
“Kita ingin nanti setelah Bandara Ngloram terbangun, objek wisata Gubug Payung dan Loco Tour sudah dapat beroperasi kembali, sehingga nanti para pengunjung setelah turun dari pesawat di Ngloram, dapat kita arahkan untuk naik Loco Tour dari Cepu sampai Gubug Payung sambil menikmati hutan jati yang eksotis,” kata Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, Kamis (11/10/2018).
