Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gengsi Jadi Penyebab Tingginya Angka Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 03 Oktober 2018 |07:44 WIB
Gengsi Jadi Penyebab Tingginya Angka Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia
Ilustrasi konsultasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

 Di Negara Ini, Kamu Bisa Tahu Perempuan yang Masih Perawan Hanya dengan Lihat Gaya Rambutnya!

dr Anung juga mengatakan pihaknya telah mengupayakan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai wadah identifikasi dini masalah kejiwaan. Namun belum semua sekolah menerimanya dengan baik. Justru masalah ini ditakutkan malah menjadi bumerang kepada sang anak bila lingkungan sekolah mengetahui masalah sang anak.

"Beberapa sekolahan belum menerima fasilitas ini. Jika dimunculkan dengan kurangnya persiapan maka hal ini berpotensi menjadi bumerang. Tidak semua fasilitas kesehatan melayani program ini dan tidak semua guru atau lingkungan sekolah menerimanya, malah mengakibatkan sang anak diberikan cap negatif atau nakal. Ini malah menimbulkan masalah ke anak tersebut," lanjutnya.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement