KERASNYA kehidupan di Indonesia ditambah dengan serangkaian masalah sosial membuat masyarakat rentan mengalami masalah kejiwaan. Hal ini tentu harus menjadi perhatian utama pemerintah untuk menjamin seluruh rakyatnya sehat secara mental dan fisik.
Ya, saat ini stigma mengenai pemeriksaan kesehatan kejiwaan manusia memang dipandang sebelah mata. Orang-orang biasanya enggan atau gengsi berkonsultasi dengan para psikiater karena kerap dianggap sebagai gila atau tidak waras. Hal inilah yang menjadi penyebab utama banyaknya masyarakat yang mengalami masalah kejiwaan di Indonesia.
BACA JUGA:
5 Harajuku Style Ini Pasti Bikin Anda Geleng-Geleng, Unik Banget
Menanggapi masalah ini Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Anung Sugihantono. M.Kes mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) sudah memasukan pemeriksaan masalah gangguan jiwa khususnya di dalam lingkup rumah tangga sebagai program pemerintah.