Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gengsi Jadi Penyebab Tingginya Angka Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 03 Oktober 2018 |07:44 WIB
Gengsi Jadi Penyebab Tingginya Angka Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia
Ilustrasi konsultasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KERASNYA kehidupan di Indonesia ditambah dengan serangkaian masalah sosial membuat masyarakat rentan mengalami masalah kejiwaan. Hal ini tentu harus menjadi perhatian utama pemerintah untuk menjamin seluruh rakyatnya sehat secara mental dan fisik.

Ya, saat ini stigma mengenai pemeriksaan kesehatan kejiwaan manusia memang dipandang sebelah mata. Orang-orang biasanya enggan atau gengsi berkonsultasi dengan para psikiater karena kerap dianggap sebagai gila atau tidak waras. Hal inilah yang menjadi penyebab utama banyaknya masyarakat yang mengalami masalah kejiwaan di Indonesia.

BACA JUGA:

 5 Harajuku Style Ini Pasti Bikin Anda Geleng-Geleng, Unik Banget

Menanggapi masalah ini Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Anung Sugihantono. M.Kes mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) sudah memasukan pemeriksaan masalah gangguan jiwa khususnya di dalam lingkup rumah tangga sebagai program pemerintah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement