ORGASME adalah kenikmatan yang paling dicari saat berhubungan seks. Bahkan banyak yang bilang kalau seks tidak sampai orgasme itu artinya bukan seks.
Meski begitu, beberapa orang bisa sampai pingsan setelah orgasme, padahal tidak sedang bermain peran juga tidak terlibat seks “kasar” ala BDSM. Anda pernah mengalaminya? Kira-kira apa penyebabnya, ya?
Baca Juga: Diundang ke Istana Merdeka, Agnez Mo Lahap Santap Tumis Pepaya & Bakwan Jagung

Kenapa bisa pingsan setelah orgasme?
Kebanyakan orang mungkin hanya tahu seks itu enak, tapi tidak tahu apa yang membuatnya terasa enak. Untuk mencapai kenikmatan duniawi itu, tubuh Anda akan lebih dulu melewati berbagai perubahan fungsi.
Dari menit pertama rangsangan sampai detik-detik menuju orgasme, jantung akan berdebar lebih cepat untuk memompa darah, menyebabkan aliran darah semakin deras. Di sisi lain, semakin jantung berdetak kencang maka tekanan darah juga ikut meningkat.
Baca Juga: Viral di Medsos, Ternyata Begini Cara TNI Salat saat Menjaga Wilayah Perbatasan

Ketika lebar pembuluh darah paru tidak dapat menampung derasnya aliran darah dari jantung, hal ini akan menyebabkan Anda lebih sulit bernapas lega. Itu sebabnya napas pendek bertempo cepat yang megap-megap tak beraturan (hiperventilasi) juga menjadi salah satu efek setelah orgasme.
Nah ketika paru-paru tidak mendapatkan cukup pasokan oksigen, hiperventilasi menyebabkan tingkat karbon dioksida dalam darah menurun drastis. Hal ini akan mengurangi aliran darah ke otak sehingga dapat menyebabkan kelemahan sistem saraf, yang salah satunya ditandai dengan pingsan setelah orgasme.