"Hasil penelitian menyatakan hot flashes dapat menurun 50-65% karena produk olahan kedelai. Oleh karenanya perempuan disarankan mengonsumsi paling tidak 2 porsi kedelai dan olahannya atau setara 50 mg agar memasuki masa menopause tanpa gejala kesakitan," jelas Prof Made.
Selain itu, konsumsi kacang kedelai ternyata juga dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga 14%. Terbukti angka kematian kanker payudara di negara Asia lebih rendah bila dibandingkan dengan negara Amerika karena memiliki budaya konsumsi kedelai. Salah satu penyebab kanker payudara adalah hormonal dan sekali lagi, kacang kedelai merupakan fitoestrogen yang berkaitan dengan hormon.
"Pada perempuan sehat konsumsi kedelai dapat menurunkan risiko kanker payudara. Maka disarankan mulai mengonsumsi produk olahan kedelai semenjak masa pubertas," pungkas Prof Made.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.