"Kacang kedelai membantu memelihara bobot tubuh karena memiliki indeks glikemik rendah dan memberikan rasa kenyang yang tahan lama. Sehingga orang kurang nafsu untuk makan secara cepat," ungkap ahli gizi Prof. Dr. Made Astawan saat ditemui Okezone dalam pembukaan Pabrik SOYJOY, Selasa, 23 September 2018 di kawasan Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur.
Di dalam kacang kedelai terkandung protein, vitamin, mineral, asam lemak tak jenuh seperti omega 6, isoflavon, prebiotik, dan serat pangan. Oleh karenanya jenis biji-bijian yang satu ini berperan penting dalam kesehatan tubuh. Namun masyarakat harus tetap waspada saat mengonsumsi bar protein yang berbahan dasar kacang kedelai.
5 Gaya Berbikini Sophia Latjuba, Bikin Panas Dingin
Bukan berarti bar protein bisa dikonsumsi seenaknya. Sebab kini ada beberapa produk yang tidak hanya menggunakan protein murni. Tetapi juga mengombinasikannya dengan bahan lain yang memberikan rasa agar semakin disukai oleh masyarakat. Beberapa ada yang menambahkan buah sebagai perasa.
"Bar protein 'kan tujuannya memberikan alternatif karena snack sekarang tinggi lemak, tinggi gula. Tapi perlu diingat ada pula gula yang terbawa dalam bahan pangan sehingga secara alamiah sudah ada. Kalau bar protein kategorinya pangan fungsional, tidak ada batas (konsumsi)-nya. Tapi ada juga bar yang tinggi kadar gulanya bukan kategori pangan fungsional, harus dibatasi juga," pungkas Prof Made.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.