INFEKSI ragi lebih sering terjadi pada wanita, tetapi bahkan pria pun bisa terkena infeksi ragi yang ditandai dengan peradangan pada kepala penis yang dikenal sebagai balanitis. Infeksi ragi penis disebut balanitis candidal atau balanitis.
Anda dapat tertular infeksi ketika Anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan wanita yang memiliki infeksi jamur vagina. Jika tidak diobati tepat waktu, infeksi dapat menyebar ke aliran darah Anda.
Menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Microbiology Reviews, beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 16 hingga 26 persen pria membawa ragi dan sekitar 37 persen pria dengan Candida tidak mengalami gejala.
Berbagai perawatan tersedia untuk infeksi ragi penis, termasuk pengobatan alami. Okezone melansir dari Boldsy pada Jumat (7/9/2018), beberapa bahan alami ini bisa mengobati ragi penis. Bahannya mudah dicari dan bisa dilakukan dirumah.
Baca Juga :
Tea tree oil

Tea tree oil memiliki sifat antibakteri, antiviral, antiprotozoal dan antijamur. Penelitian telah menunjukkan bahwa minyak esensial ini memiliki kemampuan untuk membunuh ragi dan jamur. Dalam banyak penelitian, Tea tree oil diuji pada Candida, yang merupakan salah satu ragi yang paling umum. Disimpulkan bahwa minyak esensial ini dapat membunuh ragi ini karena sifat antijamurnya. Campurkan 3-5 tetes tea tree oil dengan 1 tetes minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Rendam minyak dengan kapas dan gunakan di sekitar kepala penis.
Cuka sari apel

Cuka sari apel adalah obat lain yang dapat mengobati infeksi ragi penis. Ia memiliki sifat antijamur yang dapat melawan Candida. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa cuka sari apel mengandung asam asetat yang dapat membunuh kelebihan ragi dalam tubuh. Cukup campur 1 sdt cuka sari apel dengan beberapa tetes air dan oleskan pada penis.
Plain yogurt

Yogurt tanpa pemanis mengandung bakteri yang dapat mengembalikan bakteri sehat dalam tubuh dan menyeimbangkan ragi. Sebuah penelitian pada tahun 2006 menemukan bahwa jenis probiotik tertentu dapat memerangi beberapa ragi yang menyebabkan infeksi. Dengan menambahkan yogurt tawar ke dalam menu makanan Anda akan memerangi Candida dan juga mengoleskan ke area genital dapat bekerja, karena yoghurt mengandung bakteri aktif yaitu Lactobacillus.
Minyak kelapa

Sebuah penelitian pada tahun 2007 menunjukkan bahwa minyak kelapa memiliki sifat antijamur yang memiliki kemampuan untuk membunuh Candida albicans. Ditemukan juga bahwa jumlah minyak kelapa yang diperlukan untuk mengobati infeksi dibandingkan dengan obat antifungal flukonazol. Minyak kelapa organik mentah dapat diaplikasikan secara eksternal untuk meredakan gejala. Anda juga dapat menggunakan minyak kelapa hangat dalam kombinasi dengan minyak esensial antijamur yang kuat seperti tea tree oil atau minyak oregano.
Minyak Oregano

Minyak oregano yang terbuat dari oregano liar yang disebut Origanum vulgare mengandung dua senyawa antijamur ampuh yang dikenal sebagai timol dan karvacrol. Kedua senyawa ini menghambat pertumbuhan ragi dan bantuan Candida dalam mengobati infeksi ragi penis. Campur 3-5 tetes minyak oregano ke 2 sdm minyak almond manis, kelapa hangat atau minyak zaitun. Oleskan campuran dengan bantuan kapas dan teruslah mengaplikasikan sampai Anda melihat hasilnya.
Bawang Putih

Bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antijamur dan dapat digunakan untuk mengobati infeksi ragi. Sebuah penelitian membandingkan efektivitas krim yang terbuat dari thyme dan bawang putih dengan clotrimazole, krim yang digunakan untuk infeksi ragi. Studi ini menemukan bahwa krim thyme dan bawang putih memiliki kemampuan penyembuhan yang sama dan mengurangi efek samping. Pertama, gunakan tisu kering untuk membersihkan kotoran dari alat kelamin Anda. Ambil satu siung bawang putih dan buat menjadi pasta dengan cara ditumbuk halus. Biarkan selama satu jam atau semalam dan kemudian cuci bersih.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.