
"Walaupun para orang-orang Belgia tidak suka dengan hal ini. Hidangan kentang goreng adalah sesuatu yang fundamental bagi orang-orang Paris (Parisian)," ungkap Pierre dalam wawancaranya dengan media cetak Le Figaro, yang kebetulan diterbitkan tepat pada hari peringatan International Belgian Fry Day.
Pierre menambahkan, walaupun penemu kentang goreng mungkin akan tetap hadir sebagai sosok anonim. Namun Pierre menekankan, asal penemu kentang goreng tersebut tetaplah merupakan orang Paris.
"Penemu kentang goreng mungkin akan tetap hadir sebagai anonim. Tapi kita bisa menebak pekerjaannya, yakni pedagang keliling. Kita juga bisa menebak asalnya, yakni Parisian," tambah Pierre.
Lalu sementara itu, bagaimana respon dari Belgia sendiri? Well, disebutkan masyarakat Belgia sendiri tidak mau menerima begitu saja dan menindaklanjuti masalah perdebatan asal hidangan French fries ini dengan serius.