Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menyusuri Eksotisme Toraja dari Upacara Rambu Tuka dan Kuburan Tebing Ke'Te Kesu

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Selasa, 03 Juli 2018 |10:03 WIB
Menyusuri Eksotisme Toraja dari Upacara Rambu Tuka dan Kuburan Tebing Ke'Te Kesu
Tana Toraja. (Foto: MNC Media)
A
A
A

Untuk hari ini Jumat 29 Juni 2018, dikatakan oleh Siwambe' Tingting Kareba Sarungallo adalah acara Ma' Papa, semua rumpun keluarga harus hadir, esok hari dilakukan penutupan atau Ma'Bubung. Dalam acara Ma'Papa sendiri terdapat penyembelihan hewan babi atau kerbau yang menurut Siwambe' Tingting Kareba Sarungallo memiliki makna tersendiri.

"Hari ini hanya untuk pemotogan hewan, dalam artian babi dan kerbau diberikan kepada mereka yang mempunyai jabatan dan masyarakat. Kalau jumlah babi itu tergantung dari ekonomi keluarga, kira-kira hari ini ada sekitar 600 ekor. Sementara, kalau Anda melihat dalam membangunan Tongkonan itu kira-kira 700 juta untuk 1 Tongkonan, tapi biaya upacaranya lebih mahal," jelasnya.

Upacara Rambu Tuka juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah setempat, salah satu Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan. Dia mengatakan bahwa upacara adat Mangrara adalah upcara puncak peresmian Tongkonan yang dalam tradisi orang Toraja sangat dihormati dan disakralkan karena jarang terjadi.

"Hanya setiap sebuah rumah Tongkonan selesai dibuat dan dikunjungi seluruh rumpun keluarga datang dari dalam dan luar negeri untuk menyatakan kegembiraan sekaligus upaya mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam keluarga Toraja," ungkap Kalatiku Paembonan.

Karena itulah sebabnya menurut Kalatiku Paemboan, upacara yang biasa disebut Rambu Tuka ini,selalu mendapat tempat bagian terpenting dalam kebudayaan Toraja dan dipelihara. Bagi Kalatiku Paemboan, pemerintah berkepentingan memeliharanya, karena Toraja Utara sebagai daerah wisata akan benar-benar lengkap sebagai sebuah daerah tujuan wisata apabila upacara-upacara adat seperti Mangrara tetap dipelihara.

Oleh sebab itu, Kalatiku Paembonan mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara mengkondisikan sedemikian rupa, sehingga acara seperti Rambu Tuka berlangsung dengan sangat baik. Hal ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membawa kesan baik bagi seluruh keluarga dan wisatawan-wisatawan yang berkunjung ke daerah Toraja Utara.

Tongkonan Ke'Te Kesu adalah salah satu idola bagi objek wisata Toraja yang terlengkap. Karena, sebuah Tongkonan itu harus ada Tongkonan, lumbung, sawah, kebun, hutan, dan ada tempat kuburannya. "Karena itu, Toraja Utara selalu memiliki kebanggaan memiliki Ke'Te di sini untuk selalu dipresentasikan kepada siapapun yang mencintai daerah-daerah tujuan wisata seperti ini," ucap Kalatiku Paembonan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement