Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Palpitasi, Ketika Jantung Tiba-Tiba Berdebar Kencang, Bahayakah?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Rabu, 30 Mei 2018 |14:55 WIB
Palpitasi, Ketika Jantung Tiba-Tiba Berdebar Kencang, Bahayakah?
Ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

Penting untuk mencatat kapan saja jantung berdebar tiba-tiba muncul, dan apa yang sedang atau baru saja Anda lakukan sebelum itu terjadi. Catatan ini berguna untuk mengetahui pola dan pemicunya. Catat juga berapa jumlah detak jantung Anda saat kejadian, dan apakah ada gejala-gejala lain yang menyertainya.

Apabila setelah melakukan cara-cara di atas, jantung Anda masih terus terasa berdebar atau tambah mengalami pusing, rasa melayang, nyeri dada dan sesak, sebaiknya segera ke dokter untuk cek kondisi Anda.

Dalam beberapa kasus, palpitasi bisa menjadi gejala penyakit jantung, terutama jika terjadi disertai tanda-tanda berikut:

Tidak bisa bernapas secara normal

Pusing dan/atau nyeri dada

Pingsan

Segera pergi ke dokter atau IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan medis yang tepat waktu bila diperlukan. Bila masalah detak jantung tidak teratur Anda benar disebabkan oleh suatu penyakit jantung, maka dokter akan memberikan pengobatan sesuai kondisi yang mendasarinya.

Baca Juga: Permohonan Khusus Meghan Markle ke Pangeran Harry soal Mertua

Tips mencegah agar jantung tidak kembali berdebar kencang

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement