UBI dan kentang merupakan umbi-umbian paling umum dan dapat Anda temukan di belahan dunia mana pun. Ubi adalah sumber serat dan nutrisi yang efektif, begitu juga dengan kentang. Ubi bisa dimakan sebagai bagian dari diet seimbang karena menyediakan sumber nutrisi yang kaya dan juga berkontribusi memberikan kelezatan pada makanan apa pun.
Ubi manis dan kentang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan dan telah menyebar ke seluruh dunia. Ubi manis hanya di makan umbinya saja tidak untuk daunnya, sedangkan untuk kentang, Anda bisa makan daunnya karena sangat sehat dan bergizi.
Antara kentang dan ubi jalar, manakah yang lebih baik?
Selalu ada perdebatan mengenai nutrisi antara ubi manis dan kentang. Banyak juga yang khawatir jika karbohidrat dalam ubi manis dan kentang akan membuat bertambah gemuk. Nah, itu adalah mitos lama yang dipercayai orang, tetapi itu tidak benar. Baik kentang maupun ubi jalar sama-sama sehat untuk dikonsumsi.
Dilansir dari Boldsky, manfaat dari ubi dan kentang sama-sama dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, ada beberapa kelebihan dari masing-masing jenis umbi tersebut. 
Karbohidrat dalam ubi manis dan kentang biasanya berupa pati dan serat, yang akan membuat Anda tetap ramping dan sehat. Ubi mengandung pati resisten yang berguna, yang tidak seperti serat lainnya yang sulit dicerna. Pati yang ada menghasilkan produksi asam lemak rantai pendek, yang sangat berguna bagi tubuh manusia.
Ubi jalar adalah sumber yang kaya vitamin A dan juga memiliki lebih banyak vitamin C, serat, lebih sedikit kalori, dan relatif lebih sedikit karbohidrat daripada kentang.
Ubi jalar mengandung lebih banyak gula daripada kentang. Dibandingkan dengan ubi jalar, kentang memiliki pati yang lebih tahan lama. Pati yang tahan lama menghasilkan asam lemak rantai pendek, yang memiliki manfaat sebagai berikut:
• Asam lemak rantai pendek bertindak sebagai bahan bakar untuk bakteri usus yang sehat.
• Menstimulasi aliran darah.
• Meningkatkan sirkulasi nutrisi dan penyerapan mineral.
• Mencegah penyerapan racun.
• Menurunkan risiko kanker usus besar.
• Menjaga Anda tetap kuat dan sehat.
Banyak orang yang lebih memilih ubi jalar daripada kentang, karena khawatir kentang dapat membuat gula darah mereka tinggi. Tapi menariknya, ekstrak dari ubi jalar yang dikenal sebagai caiapo adalah pengobatan diabetes tipe-2 yang menjanjikan dan telah terbukti dapat memperbaiki banyak penyakit metabolik.
Bahkan, orang Jepang biasanya makan ubi mentah sebagai pengobatan untuk anemia, hipertensi, dan diabetes. Kentang sering mendapat skor lebih tinggi pada indeks glikemik dan tes beban glikemik daripada ubi jalar. Kandungan vitamin dan mineral dari apa yang disediakan oleh ubi manis dan putih kira-kira sama. Ubi jalar oranye unggul dengan vitamin A nya dibandingkan dengan buah-buahan dan sayuran berwarna-warni lainnya seperti sayuran hijau.
(Baca Juga: Midnight Sale di Jakarta untuk Berburu Baju Lebaran, Catat Tanggalnya!)
Manfaat makan kentang dan ubi jalar
Ubi selalu dianggap menggemukkan dan tidak sehat, itu tergantung pada cara Anda memasak dan mengonsumsinya. Mereka dapat memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh Anda jika dilakukan dengan benar seperti di rebus atau di kukus.
Berikut adalah beberapa manfaat paling penting dari mengkonsumsi kentang dan ubi:
1) Kaya mineral untuk pasokan nutrisi ke tubuh Anda.
2) Memastikan karbohidrat baik masuk ke dalam tubuh Anda.
3) Menjaga Anda tetap kuat dan fit sepanjang hari, karena dapat membakar energi secara perlahan.
4) Kaya akan sumber Vitamin A, yang memang diperlukan untuk tubuh manusia.
5) Menjaga Anda sehat dan bugar.
Sekarang setelah Anda mengetahui manfaat dan keuntungan mengkonsumsi ubi ini, maka Anda dapat mulai menambahkan bahan sederhana ini ke dalam menu diet dan berhenti mengkhawatirkan berat badan Anda.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.