(Foto: Himalayantimes)
Baca Juga: Turun Takhta demi Janda hingga Anak Haram, Ini 4 Skandal Menghebohkan Royal Wedding
Perawatan selama ini mengandalkan pasta yang berasal dari mineral tanah liat untuk membersihkan marmer yang berguna untuk menarik kotoran dari permukaan. Setelahnya, baru dibersihkan dengan menggunakan air.
Selain memudarnya warna marmer, para aktivis mengkhawatirkan meja-meja air yang bisa melemahkan fondasi kayu. Di bagian belakang Taj Mahal, sampah terlihat menumpuk di sungai. Belum lagi asap dari cerobong-cerobong pabrik yang sangat mengganggu estetika.
