Untuk itu, pihak yayasan selalu mendatangkan hafidz (orang yang hafal Alquran) pada setiap Ramadhan, tapi juga hafidz yang suaranya merdu. "Karena itu, jamaah masjid di lantai pertama selalu penuh dan jamaah juga berdatangan dari lokasi yang jauh," katanya.
Ia menambahkan tata cara berbuka dan Shalat Tarawih yang semarak seperti di Masjidilharam itu akan dipertahankan terus untuk menunjukkan kebanggaan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
"Nabi menjamin siapa yang bangga dengan datangnya Ramadhan, maka kulitnya akan bebas atau tidak tersentuh api neraka, karena itu tradisi yang ada akan kami pertahankan terus untuk menyemarakkan datangnya puasa Ramadhan," katanya.
Selain itu, halaman luar masjid juga dipadati masyarakat Wanasari yang berjualan nasi, kue, lauk, dan sebagainya, sehingga suasana di sekitar masjid pada setiap sore hingga datangnya waktu berbuka akan menjadi "Bazar Ramadhan" Masjid Baiturrahman.
(Risna Nur Rahayu)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.