MEMPROMOSIKAN kekayaan Indonesia tidak melulu dengan pariwisatanya. Melalui ide kreatif produksi pakaian pun keindahan Indonesia bisa tergambarkan.
Tidak bisa menutup mata bahwa semakin ke sini koleksi tenun, batik, songket, maupun kain wastra Indonesia semakin banyak diproduksi dan dikembangkan menjadi pakaian kekinian. Kesan tradisional yang kuno pun mulai luntur dengan penerapan tehnik pembuatan pakaian yang up-to-date.
Seperti yang terlihat juga di Bali Fashion Trend 2019 yang berlangsung di TS Suite Bali, Jumat malam (11/5/2018). Beberapa desainer tanah air menampilkan koleksi teranyarnya yang kesemuanya menampilkan sisi keindahan Indonesia dalam berbagai konsep. Mengusung tema "Look To East", Indonesia Fashion Chambers berharap bahwa ajang ini bisa memperkenalkan koleksi anak bangsa ke banyak pihak.
Seperti yang dijelaskan National Chairman of IFC Ali Kharisma, event ini menjadi wadah eksistensi diri para designer Indonesia yang tetap berproduksi dan menjunjung kearifan lokal bangsanya.
Bicara mengenai tema tahun ini, Ali menuturkan bahwa tema ini dianggap sebagai sentilan bagi bangsa Indonesia. "Kita ini orang Asia ya, sudah seharusnya bangga dengan Asia. Jangan terlalu kebarat-baratan. Sebab, designer barat saja sekarang sudah banyak yang terinspirasi karya Asia," terangnya pada awak media.
Ali melanjutkan, bangsa Indonesia mesti bangga akan keindahan dan kekayaan negara ini. Bagaimana pun, tegas Ali, sudah bukan waktunya lagi Anda terhasut barang luar negeri. Kualitas pakaian anak bangsa pun tidak kalah baiknya.
(Baca Juga: Tersinggung Perkataan Dosen, Mahasiswi Ini Nekat Telanjangi Diri saat Sidang Skripsi)