Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jagung Titi, Teman Kopi dan Sore

Antara , Jurnalis-Senin, 07 Mei 2018 |14:58 WIB
Jagung Titi, Teman Kopi dan Sore
Foto: Screenshoot dari video di akun Youtube Bonafide channel
A
A
A

RASANYA - Tidak manis dan tidak pula asin atau hambar, tetapi gurih dan renyah. Itulah ciri khas jagung titi, camilan favorit Nusa Tenggara Timur, khususnya masyarakat Flores Timur daratan, Pulau Adonara, Solor, Lembata dan Alor Pantar.

Bagi masyarakat Lamaholot, sebutan khas untuk masyarakat Flores Timur, Lembata dan Alor Pantar, jagung titi adalah makanan pokok yang telah dijadikan sebagai simbol pangan lokal dan menjadi ciri kehidupan masyarakat yang tersebar di pulau-pulau kecil tersebut.

Topografis wilayah Flores Timur dan pulau-pulaunya serta Lembata dan Alor, tampaknya sangat cocok untuk pengembangan tanaman jagung. Sejak zaman dulu, masyarakat Lamaholot sudah mengenal jagung, karena telah menjadikan jagung titi sebagai sumber kehidupan.

Ketika masyarakat di daerah lain sudah mulai beralih pola makannya dengan meninggalkan pangan lokal, jagung titi tampaknya tetap melekat di hati masyarakat Flores Timur, karena hidup dan besar mereka, semuanya berasal dari jagung titi.

Jagung titi lebih pas dikonsumsi saat sedang menikmati kopi pagi atau sore atau saat sedang duduk santai sambil menonton televisi, tetapi ada pula yang disiram dengan air putih dalam wadah sepiring lalu mengonsumsinya.

Ilustrasi Jagung Titi. Foto Screenshoot dari akun Youtube Bonafide channel

[Baca Juga: 8 Manfaat Mengonsumsi Jagung sebagai Camilan Sehatmu]

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement