JAKARTA - Kabupaten Pegunungan Bintang, Oksibil, Papua, tak hanya menawarkan pemandangan alam yang memanjakan mata namun juga kulinernya yang lezat. Selain papeda, ada juga kopi dengan kualitas terbaik dengan aroma yang harum dan halus serta memiliki rasa yang sangat manis.
"Kopi yang ditanam petani secara tradisional tanpa menggunakan pupuk kimia juga tanpa pestisida sehingga menghasilkan kopi kualitas baik. Ada 5 distrik yang sudah menghasilkan kopi," ungkap Bupati Oksibil, Papua Costan Oktemka di Jakarta.
Kelezatan kopi Pegunungan Bintang juga dipengaruhi oleh penanaman yang dilakukan hampir 2.000 meter di atas permukaan laut. Kelembapan yang rendah membantu menghasilkan kopi terbaik. Selain itu, kopi yang dihasilkan juga tidak dikupas dengan mesin melainkan secara manual dengan tangan.
Pasalnya, mesin akan menghasilkan panas dan gesekan sehingga mengurangi kenikmatan rasa kopi. Sementara, meski pengupasan dilakukan secara manual dan cukup lama namun cara ini dinilai dapat menjaga kualitas kopi tersebut. Tak heran jika peminat kopi Pegunungan Bintang hingga saat ini sagat tinggi.
