PERNAH membayangkan bertemu Semut Neraka di rumah Anda? Tidak perlu. Sebab, spesies tersebut sudah lama punah. Binatang dengan nama Latin Linguamyrmex Vladi itu diketahui hidup pada Periode Krustasea di bumi, sekira 145-66 juta tahun yang lalu.
Namun, ilmuwan belum lama ini menyatakan bahwa Semut Neraka adalah bentuk semut pada zaman purba. Peneliti di Institute of Technology New Jersey, Phillip Barden mengatakan, mulut semut itu terlihat mendongak, mirip sebuah pedang yang siap untuk dihunuskan ke musuh.
Sementara itu, di bagian kepala, semut neraka memiliki organ serupa tanduk dan rahang bawahnya cukup panjang, sehingga mirip dengan gading gajah. Fosil semut neraka berusia 98 juta tahun itu ditemukan oleh Barden dan kawan-kawan penelitinya di Myanmar.
“Rahang bawah ini akan terangkat dan menjepit ketika mendapatkan mangsa,” tutur Phillip Barden, melansir dari New Scientist, Rabu (2/5/2018).
Bagian yang nampak menyeramkan tidak hanya bentuk gadingnya saja, tetapi tanduk semut neraka. Peneliti dari University of Rennes, Vincent Perrichot menerangkan, tanduk dari semut neraka diperkuat dengan logam atau besi yang membuatnya tidak bisa hancur.
Pada 2016, pria asal Prancis itu pernah menerbitkan pemaparan mengenai semut neraka bertanduk lainnya yang ia sebut ‘semut unicorn’.