DEMI mendapatkan bahan makanan yang awet dan tahan lama, sejumlah oknum kerap menambahkan zat pengawet yang sebetulnya berbahaya bagi kesehatan. Tanpa disadari, bahan makanan ini sering kita konsumsi dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa jenis bahan pengawet yang sering dipakai mencakup boraks, formalin, hingga zat pewarna tekstil seperti Methanil Yellow dan Rhodamin B. Jika terus dikonsumsi, zat pengawet tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya seperti diare, kerusakan jantung, diabetes, hingga kanker.
Oleh karena itu, diperlukan kesadaran masyarakat untuk lebih proaktif dan selektif dalam membeli bahan makanan yang hendak dikonsumsi. Untuk lebih waspada, berikut Okezone rangkumkan 10 jenis makanan yang kerap mengandung formalin dan boraks, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, (6/4/2018).
Bakso
Seperti kita ketahui bahwa bakso merupakan olahan daging yang telah dihaluskan, lalu dicampurkan dengan adonan tepung dan bumbu rempah yang kemudian dibentuk bulat. Mengingat salah satu bahan dasarnya adalah daging mentah, makanan ini umumnya tidak bisa bertahan lama. Para oknum yang tidak bertanggung jawab sering menambahkan formalin agar bakso dapat disimpan dan dijual lebih lama dari waktu yang seharusnya. Untuk mengetahui apakah bakso yang hendak Anda konsumsi mengandung formalin atau tidak, Anda bisa melihat teksturnya. Bakso berformalin cenderung memiliki tekstur yang lebih kenyal, dan dapat bertahan hingga lima hari ketika diletakkan di suhu ruang.