Selain di Tabanan, vaksinasi JE juga dilakukan di Denpasar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Luh Putu Sri Armini menjelaskan, pemberian vaksinasi pada hari pertama menyasar kepada 16 sekolah antara lain tujuh SMP, empat SD dan empat TK.
Adapun sekolah tersebut yakni SMPN 4 Denpasar, SMPN 12 Denpasar, SMP CHIS, SMP Tunas Harapan, SMP PGRI 1 Denpasar, SMP PGRI 3 Denpasar, SMP PGRI 8 Denpasar, SDN 2 Penatih, SD Muhammadyah, SD Al Azhar, SDN 12 Sanur, TK Negeri, TK Cipta Darma, TK Kumara Giri, TK Gitayam Kumara, dan TK Grand Bali Beach.
Dinkes Kota Denpasar dalam pelaksanaan vaksinasi ini menargetkan 185.726 orang berusia sembilan bulan hingga 15 tahun. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan menyasar 521 sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD, dan SMP di seluruh wilayah Kota Denpasar, 471 posyandu, banjar-banjar, puskesmas dan rumah sakit.
Sri Armini menjelaskan, kejadian penyakit JE pada manusia biasanya meningkat pada musim hujan. Penyakit ini telah menyebar luas di Asia bagian timur seperti Jepang, Korea, dan juga negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia. Di Indonesia, penyakit ini pertama kali terkuak secara umum pada tahun 1960. JE banyak dilaporkan terjadi di daerah Bali.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.