Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta tentang Stryrofoam yang Bikin Anda Tercengang

Renny Sundayani , Jurnalis-Rabu, 28 Februari 2018 |17:17 WIB
7 Fakta tentang <i>Stryrofoam</i> yang Bikin Anda Tercengang
Fakta Styrofoam (Foto: Istimewa)
A
A
A

3. Hemat energi

Pembuatan produk dari busa polistirena mengkonsumsi energi jauh lebih hemat dibandingkan produk alternatif lain. Bahan ini 50% lebih hemat energi jika dibandingkan kemasan berbahan kertas yang dilapisi plastik dan 30% lebih hemat energi jika dibandingkan pembungkus makanan dari PLA (berbahan mentah jagung). Selain itu, proses produksi dari busa polistirena mengkonsumsi air jauh lebih sedikit dibandingkan sejumlah alternatif lain - empat kali lebih sedikit dibandingkan pembungkus makanan dari PLA. Kemasan busa polistiren bisa dua sampai lima kali lebih ringan dibandingkan kemasan kertas padanannya. Hal ini berarti mengurangi emisi karbon dioksida ke udara pada pengangkutan produk.

4. Aman bagi kesehatan

Pada bulan Januari lalu, para ahli, pelaku industri, dan perwakilan BPOM menjadi pembicara dalam Media Workshop “We Don’t Think Strawberry Cause Cancer – The Myth and Fact Behind Styrofoam Packaging”. Dalam kesempatan itu, Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran Institut Teknologi Bandung (ITB), Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D mengungkapkan “Masih banyak orang yang tidak dapat membedakan antara Stirena dengan Polistirena. Kedua zat ini ibarat karbon dan berlian. Seperti halnya karbon, stirena adalah zat kimia, sedangkan Polistirena selayaknya berlian yang terbentuk dari karbon, adalah hasil olahan dari stirena yang aman untuk digunakan.” Kemasan makanan yang berbahan busa polistirena mengandung 90-95% udara dan selebihnya adalah polistirena. Residu stirena yang terpapar ke makanan pun dalam batas yang sangat aman, yakni 10-45 ppm sedangkan batas standard aman BPOM & WHO adalah 5,000 ppm.

5. Bisa didaur ulang

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement