SEMUA orang pasti pernah berkeringat, apalagi saat berada di bawah cuaca terik sinar matahari. Namun, benarkah jika seseorang yang berkeringat sama saja membakar kalori yang bikin tubuh tetap langsing?
Keringat sebenarnya adalah campuran urea encer, gula, garam dan amonia yang keluar dari pori-pori kulit Anda. Kebanyakan orang berpikir bahwa mereka menurunkan berat badan saat mereka berkeringat.
BACA JUGA:
Padahal faktanya tidak demikian, saat berkeringat ada air, tapi bukan lemak yang luluh. Jadi, berkeringat sebanyak apapun sebenarnya tetap bikin tubuh jadi gemuk.
Karena sebenarnya, penurunan berat badan terjadi saat Anda berkeringat di saat usia melakukan aktivitas fisik yang menguras energi. Berbeda halnya jika Anda berkeringat saat berada di bawah terik sinar matahari, tidak ada efeknya untuk menurunkan berat badan.
Dilansir Timesofindia, Selasa (26/2/2018), ada 2-4 juta kelenjar keringat dikubur di lapisan bawah kulit. Kelenjar keringat ini terus-menerus mengeluarkan elektrolit dan air ke permukaan kulit.
Telapak tangan Anda padat dengan kelenjar keringat, bahkan ketiak dan alat kelamin Anda penuh dengan kelenjar ini. Fungsi keringat itu tidak lain yakni untuk membantu mengatur suhu tubuh Anda. Saat suhu tubuh naik, kelenjar keringat Anda melepaskan keringat. Dengan demikian, hal itu bisa mendinginkan tubuh Anda dengan penguapan.