7. Menjaga kesehatan tulang
Pir adalah sumber vitamin K dan boron yang sangat baik. Jika Anda menderita kekurangan vitamin K, Anda mungkin rentan terhadap gangguan yang berhubungan dengan tulang. Itu karena vitamin K bekerja dengan mineral lain seperti fosfor, magnesium dan kalsium yang mencegah kerusakan tulang dan mencegah osteoporosis.
8. Meningkatkan sirkulasi darah
Pir memiliki kandungan zat besi dan tembaga tinggi yang dapat mencegah anemia. Besi adalah mineral penting yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah dan tembaga membantu tubuh menyerap zat besi dan melepaskannya ke organ tubuh yang penting, sehingga mengatur aliran darah dan meningkatkan sirkulasi.
(Baca Juga: Cara Menyiasati Penyajian Makanan yang Terlihat Kurang Menarik)
9. Mengurangi peradangan
Pir mengandung antioksidan dan flavonoid yang membantu dalam mengurangi peradangan dalam tubuh. Efek anti-inflamasi membantu menurunkan gejala artritis, asam urat, rheumatoid arthritis dan kondisi lainnya. Selanjutnya, antosianin yang ada dalam pir dapat membantu melawan peradangan juga.
10. Mempercepat proses penyembuhan
Pir mengandung vitamin C dan asam askorbat yang mensintesis jaringan baru, yang mempercepat proses penyembuhan. Tingginya tingkat asam askorbat pada pir dapat memperbaiki pembuluh darah yang rusak yang mengurangi ketegangan pada jantung dan mencegah penyakit jantung berkembang.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.