Asal Muasal Nama Air Terjun Tingkis Sakti
Setiap daerah memiliki sejarah tersendiri. Desa Sekalak di Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, contohnya. Desa seluas sekira 139 hektare itu konon dijaga sekor harimau tak kasat mata. Masyarakat setempat menyebut "Setuo" atau "nek".
Puyang Tingkis, namanya. Dia manusia jelmaan harimau. Nenek moyang masyarakat desa dengan penduduk 753 jiwa ini. Dia memiliki gelar. Puyang baju lantung, gelarnya. Konon, puyang tingkis pertama kali tinggal di desa tersebut.
Tidak ada catatan sejarah kepastian tahun, manusia jelmaan harimau di desa tertinggal itu. Masyarakat desa yang mayoritas pekebun kopi dan petani sawah, percaya Puyang Tingkis ada di desa mereka hingga sekarang.
Nenek moyang mereka ini sesekali menampakkan diri di sekitar desa. Buktinya, jejak telapak kaki, terlihat jelas di tanah. Tepi aliran sungai sekalak, jalan masuk desa, areal persawahan dan di atas jembatan, contohnya.
Bahkan, di area pertambangan. Wujudnya besar, sebesar kuda, kira-kira. Kemunculan terlihat di kawasan perusahaan, di atas alat berat. Berangkat dari sejarah itu perangkat desa memberi nama air terjun, Tingkis Sakti.
"Kami sempat melihat jejak kaki Puyang Tingkis. Di jalan desa, di atas jembatan. Kemunculan Puyang Tingkis hanya sesekali. Sempat muncul di tambang batubara, di alat berat milik perusahaan," tutup Sudarmono.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.