Para peneliti menganalisis tingkat gula darah para partisipan selama penelitian berlangsung. Sarapan rendah karbohidrat dan makan malam dengan makanan tinggi karbohidrat memberikan hasil terbaik.
(Baca Juga: 4 Kuliner Tradisional yang Harus Dicoba di Jawa Timur)
Hasilnya mengungkapkan bahwa sarapan rendah karbohidrat dan makan malam dengan makanan tinggi karbohidrat dapat meningkatkan respon glukosa seseorang dengan rata-rata 10,4 unit. Sementara, makan banyak karbohidrat di pagi hari dan sedikit di malam hari ternyata meningkatkan respon glukosa sebesar 15,9 unit.
"Bila makan karbohidrat banyak pada malam hari, coba dikurangi konsumsinya pada pagi hari. Bila Anda makan roti saat sarapan, tak masalah bila malam harinya ingin makan pasta," pungkas Michael.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.