"Jaringan lemak bukan hanya reservoir untuk sel memori, tapi sel memori tersebut memiliki fungsi yang disempurnakan. Jaringan itu seperti ramuan ajaib yang bisa mengaktifkan sel T secara optimal," lanjut dia.
Anthony Ferrante, profesor kedokteran di Universitas Columbia meyakini temuan itu membuktikan bahwa lemak harus dianggap sebagai organ kekebalan tubuh bersama organ kekebalan lainnya, seperti kelenjar getah bening dan timus.
Kendati begitu, kelebihan berat badan yang secara berlebihan, memang bisa sangat merugikan kesehatan. "Kita sekarang tahu bahwa lemak viseral, yang terutama di dalam dan di sekitar organ tubuh seperti hati, berbeda dengan lemak subkutan dan terlalu banyak mengurangi sensitivitas tubuh kita terhadap insulin kita sendiri," papar GP dan Medical Direktur Lighterlife Inggris, Matthew Capehorn.
"Dengan bertambahnya berat atau berlebih, kerusakan bisa terjadi pada sel-sel di pankreas, membuat masalah ini menjadi jauh lebih buruk," lanjut dia.
(Risna Nur Rahayu)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.