Advertisement
Advertisement

Bolehkah Menikah dengan Mahar Utang?

Vessy Frizona , Jurnalis-Minggu, 03 Desember 2017 |14:06 WIB
Bolehkah Menikah dengan Mahar Utang?
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

وَءَاتُوا النِّسَآءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً …… {النساء [٤] : ٤}

“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan." (QS. Annisa’ [4] : 4)

….. فَمَا اسْتَمْتَعْتُم بِهِ مِنْهُنَّ فَئَاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ فَرِيضَةً…..{النساء [٤] : ٢٤}

“…. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban;…. (QS. Annisa’ [4] : 24)

"Memberi mahar adalah kewajiban suami, soal membayarnya dengan berutang, jika ditinjau secara fikih tidak apa-apa. Membayar mahar secara kontan atau dicicil itu boleh. Asalkan sesuai kesepakatan," kata Arif kepada Okezone.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement