Konsumsi pil KB
Mengonsumsi pil KB membuat risiko tiga atau bahkan empat kali lebih tinggi untuk penggumpalan darah.
Orang dengan infeksi atau penyakit inflamasi
Orang yang memiliki infeksi atau penyakit serius harus waspada terhadap gejala penggumpalan darah yang tidak normal. Pada penyakit kanker tertentu, gumpalan darah bisa menjadi awal diagnosis. Penyakit lain yang memungkinkan terjadinya gumpalan darah adalah diabetes, HIV, atau penyakit radang usus seperti penyakit Crohn atau kolitis.
BACA JUGA:
Tidak bergerak dalam waktu lama
Terlalu lama berbaring dan duduk di angkutan umum selama lebih dari empat jam dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah. Terlebih bila tidak mengonsumsi air dalam jumlah cukup.
Faktor keturunan
Penggumpalan darah bisa juga terjadi karena faktor genetika. Kelainan bawaan dari orangtua membuat darah lebih tebal dan cenderung menggumpal.
Pernah mengalami penggumpalan darah sebelumnya
Sepertiga orang yang pernah mengalami penggumpalan darah akan mengalaminya kembali dalam waktu 10 tahun. Penyebabnya karena gumpalan terjadi di katup vena sehingga gumpalan yang terjadi semakin banyak.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.