Advertisement
Advertisement

Diawal Berdirinya Miss Indonesia Melewati Banyak Tantangan hingga Bisa Besar Seperti Sekarang

Annisa Aprilia , Jurnalis-Sabtu, 18 November 2017 |00:15 WIB
Diawal Berdirinya Miss Indonesia Melewati Banyak Tantangan hingga Bisa Besar Seperti Sekarang
Miss Indonesia 2017 (Foto:Okezone)
A
A
A

 

MISS Indonesia yang ada saat ini tidak langsung ada begitu ada saja. Namun, ajang kecantikan yang ada di Indonesia tersebut ternyata harus melewati serangkaian tantangan untuk bisa jadi seperti yang sekarang, hingga bisa mengharumkan nama Indonesia di hadapan publik dunia.

Pada 1950 misalnya, kala itu pernah direncanakan untuk diadakan Miss Pekan Raya Jakarta, tapi dibatalkan karena ditentang oleh kelompok-kelompok Islam, organisasi perempuan konservatif nasionalis, hingga kelompok kiri. Meskipun pada zamannya telah masuk berita soal Miss Universe dan lainnya, tapi berita yang menjadi headline di surat kabar, tidak memengaruhi warga Indonesia, kecuali warga Belanda yang masih bermukim di Tanah Air, khususnya yang tinggal di Kota Bandung.

Organisasi masyarakat atau kelompok-kelompok terkait yang menentang adanya pemilihan kecantikan di Indonesia mendasari alasan penentangan mereka akan dua hal. Kelompok Islam menentang diadakannya pemilihan ratu kecantikan di Indonesia karena masalah aurat, sementara kelompok lainnya tidak menyetujui kontes tersebut karena anti dengan budaya kapitalisme. Ketidaksetujuan soal diadakannya kontes kecantikan menjadi satu hal yang disepakati oleh kelompok Islam dan komunis yang kerap berdebat soal politik.

BACA JUGA:

MISS WORLD 2017: Rahasia dan Cerita Unik Gadis-Gadis Tercantik Dunia

Tidak ada satupun orang yang mendukung kontes kecantikan, termasuk presiden dan partai politik saat itu. Hingga seiring berjalannya waktu, di Jakarta diadakanlah kontes kecantikan perempuan yang juga memiliki kecerdasan dan berjalan sampai saat ini.

Sejak lahirnya kontes tersebut di Jakarta, lalu muncullah Miss Indonesia, kontes kecantikan di Indonesia yang diselenggarakan oleh MNC Group melalui Yayasan Miss Indonesia. Pertama kali diadakan, kontes Miss Indonesia pada 2005 langsung mewakili Indonesia untuk mengikuti pemilihan Miss ASEAN. Kemudian, pada tahun selanjutnya, yaitu 2006, wanita yang menjadi pemenang Miss Indonesia akan mewakilkan Tanah Air di ajang Miss World sampai dengan sekarang.

 BACA JUGA:

Miliki Banyak Potensi dan Berkepribadian Baik, Liliana Tanoesoedibjo Percaya Achintya Nilsen Bisa Masuk 10 Besar Miss World 2017

Tidak sembarang wanita cantik yang bisa mengikuti ajang pemilihan Miss Indonesia, tapi ada serangkaian syarat yang harus dipenuhi oleh para calon peserta. Persyaratan tersebut, yaitu warga Negara Indonesia yang berusia 17-23 tahun, belum menikah, tinggi badan minimum 167 sentimeter, berasal dan berdomisili dari daerah yang diwakilinya, memiliki penampilan yang menarik, cantik, cerdas, berkepribadian, mampu berkomunikasi dalam bahasa asing akan mendapat nilai tambah, lebih bagus lagi bila memiliki keahlian atau prestasi dalam suatu bidang, seperti musik, tari, vokal, bahasa asing dll.

Selain berkepribadian beauty with a purpose, calon peserta Miss Indonesia juga harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas mengenai Indonesia, memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat dan memiliki kemampuan yang istimewa. Calon peserta Miss Indonesia yang mengikuti audisi untuk ajang Miss Indonesia 2018 mendatang juga harus menempuh beberapa tahap audisi sebelum akhirnya mewakili daerah domisili masing-masing. Tahapan audisi tersebut berupa tes tertulis, penjurian atau hot seat, catwalk, baru karantina dan malam grand final Miss Indonesia 2018, yang nantinya akan mewakili Indonesia dipemilihan Miss World 2018.

Kewajiban lainnya yang harus dimiliki oleh para peserta Miss Indonesia, yaitu kriteria MISS yang merupakan singkatan dari Manner, Impressive, Smart dan Social. Secara berurutan dari lima tahun belakangan, Miss Indonesia dimenangkan oleh Vania Larissa 2013 berasal dari Kalimantan Barat, Maria Asteria Sastrayu Rahajeng 2014 berasal dari Sulawesi Barat, Maria Harfianti 2015 berasal dari DI Yogyakarta, Natasha Mannuela Halim 2016 dari Bangka Belitung, dan yang terkini yaitu Achintya Holte Nilsen 2017 berasal dari Nusa Tenggara Barat, yang sekarang tengah berjuang mengharumkan nama Indonesia diajang Miss World 2017 di Sanya, China.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement