Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Akrabnya Masyarakat Indonesia dengan Bambu, Mulai dari Senjata Perang Hingga Jadi Alat Musik

Tiara Putri , Jurnalis-Sabtu, 11 November 2017 |13:00 WIB
OKEZONE WEEK-END: Akrabnya Masyarakat Indonesia dengan Bambu, Mulai dari Senjata Perang Hingga Jadi Alat Musik
A
A
A

BAMBU adalah salah satu tumbuhan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Biasanya orang menanam bambu untuk memanfaatkan batangnya. Ya, batang bambu memang dapat dibuat benda-benda kebutuhan sehari-hari seperti kursi, tirai, dinding bangunan, dan masih banyak lagi.

Dahulu kala, saat para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, bambu adalah senjata yang digunakan untuk menyerang penjajah. Senjata itu dinamakan bambu runcing. Meskipun terlihat sederhana, tapi senjata ini berhasil menaklukkan para penjajah.

Banyak versi yang menceritakan kemunculan senjata ini. Tapi dari banyaknya cerita yang beredar, senjata ini diprakarsai oleh seorang kyai bernama Subchi. Ulama tersebut berada di sebuah pesantren. Saat rakyat berjuang untuk kemerdekaan, banyak santri yang ingin ikut berjuang. Di sinilah Kyai Subchi memperkenalkan bambu runcing sebagai senjata.



Para santri dan rakyat yang ingin berjuang terlebih dahulu diajarkan membuat bambu runcing sebelum mereka berjuang. Bahan dasarnya hanyalah bambu yang salah satunya diruncingkan. Konon katanya, Kyai Subchi mendoakan bambu runcing yang dibuat sehingga memiliki kesaktian untuk membuat para santri dan pejuang selalu menang dalam peperangan. Doa tersebut ditulis di sisi atas bambu runcing.

Kini, walaupun kemerdekaan telah berhasil didapatkan, bambu tetap melekat di hati masyarakat Indonesia. Meski tidak lagi digunakan sebagai senjata untuk menyerang lawan, bambu digunakan sebagai bahan dasar pembuatan alat musik tradisional. Salah satu alat musik tradisional yang terbuat dari bambu adalah angklung.

BACA JUGA:

Foto Bareng Veteran, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Terus Berjuang Menjadi Pahlawan bagi Negeri

Peringati Hari Pahlawan, Prisia Nasution: Pejuang Sejati Tidak Diukur dari Kekuatan Ototnya, tapi dari Kekuatan Hatinya

Nyeker' di Pelaminan, Kahiyang Kelelahan Salami 8.000 Tamu?


Angklung merupakan alat tradisional yang berasal dari Jawa Barat dan terbuat dari susunan bambu. Cara memainkannya adalah menggoyangkannya dengan hitungan khusus. Biasanya, untuk menghasilkan melodi yang indah, terdapat beberapa orang yang memainkan alat musik tersebut.

Kesamaan angklung dengan senjata yang digunakan oleh para pahlawan untuk melawan penjajah adalah salah satu sisinya dibuat runcing. Namun, jika pada senjata perang runcingan tersebut berfungsi untuk mematikan lawan, maka pada angklung runcingan berguna untuk menghasilkan suara yang instrumental dan nyaring. Angklung biasanya terbuat dari bambu hitam.

(Ade Indra Kusuma)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement