4 unit kereta terlempar ke bagian kanan rel dengan kereta terakhir berada di bawah jurang sedalam 10 m. Sedangkan 3 unit kereta lain masih berada di atas rel. 5 unit kereta yang selamat dan tidak anjlok maupun terlempar berhasil dievakuasi ke Stasiun Cibatu. Sedikitnya 14 penumpang meninggal dalam kejadian tersebut.
Sejak tragedi Torowek yang menimpa KA gabungan Galuh dan Kahuripan, untuk menghindari kejadian serupa, semua KA, baik yang akan ke timur maupun barat, diwajibkan berhenti di Stasiun Cipeundeuy. Kewajiban berhenti ini untuk pemeriksaan rem karena jalur setelah stasiun Cipeundeuy, merupakan petak yang cukup terjal naik-turunnya.
“Sejak Belanda telah diperintahkan, bahwa setiap kereta api diwajibkan berhenti di stasiun ini. Waktu itu bukan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, melainkan untuk pemeriksaan rem atau penambahan lokomotif dengan lama istirahat sekitar 2 jam,” Kata Mamat seorang sesepuh Desa Cipeundeuy dilansir dari Sindonews.
(Fahmi Firdaus )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.