SEBAGIAN besar masyarakat Indonesia hingga kini masih memercayai hal-hal yang berbau mistis. Mulai dari kisah, benda, hingga tempat tertentu yang dikaitkan dengan sosok hantu. Berbicara mengenai tempat berhantu, bukan hal yang aneh lagi jika suatu rumah dibiarkan kosong bertahun-tahun lamanya, masyarakat sekitar akan menganggap rumah tersebut adalah sarang hantu.
Tempat lain yang dipercaya sebagai sarang hantu adalah pohon beringin. Banyak orang yang merasa segan atau merinding ketika berjalan melewati rumah hantu. Malah ada yang sengaja menghindari jalanan yang dekat dengan pohon beringin bila malam hari tiba.
Hal itu tidaklah salah. Sebab pohon beringin termasuk dalam kategori pohon besar yang berdaun lebat, memiliki banyak ranting, dan berakar tebal. Di siang hari, mungkin orang nyaman berada di sekitar pohon karena kerindangannya menghalangi dari sinar matahari. Tapi di kegelapan malam, penampakan pohon beringin yang besar terasa mencekam.
Walaupun begitu, di siang hari pun penampakan pohon beringin memiliki kesan singup. Sangat terasa aura mistis yang menyeramkan ketika menatap pohon tersebut. Maka dari itu, ada juga masyarakat yang takut mendekati pohon meskipun matahari masih bersinar terang.
BACA JUGA:
TERUNGKAP! Ini Alasan Kenapa Diet Biasanya Cuma Dilakukan 2 Pekan
VIRAL! 2 Remaja Indonesia Cover Lagu "Havana" Milik Camila Cabillo yang Ciamik, Penasaran?
5 Cara Sederhana Mencegah Penuaan Dini, Tidur Cukup & Air Putih Jangan Diabaikan
Sebagian masyarakat percaya bahwa pohon beringin memiliki ruang khusus bagi mahluk gaib. Beberapa mahluk gaib yang dipercaya tinggal di pohon tersebut adalah genderuwo, pocong, dan kuntilanak. Apabila ada orang yang usil mencabut akar pohon beringin, masyarakat percaya orang tersebut akan diteror oleh mahluk gaib yang tinggal di pohon itu.
Misteri pohon beringin tidak sebatas pada keangkerannya saja. Di Yogyakarta, ada dua buah pohon beringin kembar di Alun-alun Kidul yang sering dikaitkan dengan tradisi Masangin. Konon katanya, jika orang yang berhasil berjalan dengan mata tertutup menuju bagian tengah kedua pohon, maka keinginannya akan tercapai.
Tapi sayangnya, sangat jarang ada orang yang berhasil. Sebab saat dirinya berjalan dengan mata tertutup, bukan mendekati pohon beringin, langkahnya malah semakin jauh. Padahal orang tersebut yakin dia sudah berjalan lulus. Kebanyakan orang percaya ketidakberhasilan itu ada kaitannya dengan hal yang berbau mistis. Meski begitu, masih banyak orang yang penasaran dengan tradisi tersebut dan tetap mencoba meski sudah gagal berkali-kali.
(Ade Indra Kusuma)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.