Amaliah mengatakan, kenapa pangan lokal menjadi tema besar pada kegiatan ini karena saat ini pemanfaatkan sumber daya alam yang terlalu ekplosif menyebabkan terjadi kelebihan produksi dan pemborosan bahan makanan secara umum di muka bumi ini.
"Sepertiga makanan terbuang percuma tidak terkonsumsi, sementara jutaan orang di sisi lain dari bumi ini kelaparan (800 juta orang). Hanya sektor pertanian ramah lingkungan yang bergantung pada keragaman dan yang menghasilkan makanan yang disesuaikan dengan lingkungan setempat atau pangan lokal dapat melindungi nutrisi dari populasi global yang terus berkembang menuju prakiraan 12 miliar orang pada 2050," katanya.
(Baca Juga: 5 Desainer Indonesia Tampil di Los Angeles Fashion Week 2017)